(Review) Apa itu Menstrual Cup?

Bumi sudah makin tua ya, dan sudah saatnya kita ikut menjaga kelestarian tempat tinggal kita ini. Salah satu ikhtiar yang bisa kita lakukan adalah dengan meminimalisir penggunaan produk sekali pakai, termasuk pembalut yang tiap bulan dipakai oleh ciwi-ciwi seperti kita. salah satu pengganti pembalut yang mulai banyak dilirik yaitu Menstrual cup. Apa itu menstrual cup? yuk, kita bahas bareng-bareng.

Menstrual cup
Menstrual cup via shopee

Menstrual Cup

Menstrual cup adalah pengganti pembalut yang berbentuk corong kecil yang terbuat dari lateks atau silikon. menstrual cup ini berfungsi sebagai penampung darah haid. Jadi beda dengan fungsi pembalut yang menyerap darah haid, cup ini menampung darahnya.

Buat kamu yang sedang mempertimbangkan untuk pindah ke menstrual cup ini, yuk baca kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan Menstrual cup :

1. Ramah lingkungan.

Menstrual cup merupakan produk yang ramah lingkungan, karena dapat dipakai kembali setelah di cuci. Produk pengganti pembalut ini bisa awet hingga 10 tahun, lho … tergantung dari jenis dan cara perawatannya.

2. Kapasitas besar.

Menstrual cup ini bisa menampung lebih banyak darah haid, yaitu sekitar 40ml. Sebagai perbandingan aja nih, pembalut reguler hanya menyerap darah haid sekitar 7-10ml aja. Sehingga waktu untuk memakainya pun jadi lebih lama tentunya, bisa sekitar 6-10 jam baru dicuci kemudian dipakai lagi.

3. Bebas Bau.

Biasanya kalo kita pakai pembalut reguler terasa ada bau-bau anyir darah gitu kan ya, tapi kalo pake menstrual cup ini kita akan bebas bau. Karena posisinya yang berada di dalam, sehingga nggak terpapar udara.

4. Lebih aman.

Kenapa kok bisa lebih aman? karena menstrual cup ini hanya menampung darah haid. Berbeda dengan pembalut atau tampon yang menyerap darah sekaligus cairan alami ms V, sehingga mengganggu pH dan bakteri baik di miss V. Hal ini juga menurunkan resiko infeksi oleh bakteri. Selain itu menstrual cup ini tidak menimbulkan lecet atau ruam yang biasa terjadi kalo kita pakai pembalut biasa ya.

Kekurangan dari Menstrual cup :

1. Susah digunakan.

Proses memasukkan dan mengeluarkan menstrual cup ini bisa dibilang cukup susah, terutama untuk yang baru pertama kali pakai atau pada wanita yang belum pernah berhubungan intim.

2. Kemungkinan mengalami alergi.

Beberapa jenis menstrual cup memiliki bahan dasar lateks, sehingga akan menimbulkan reaksi untuk orang-orang yang alergi terhadap bahan ini. jika kamu termasuk orang yang alergi terhadap bahan lateks, maka telitilah sebelum membeli dan pilih menstrual cup dengan bahan silikon.

3. Perlu menemukan ukuran yang cocok.

Agar menstrual cup berfungsi dengan baik dan tidak terjadi kebocoran, maka hal pertama yang perlu dilakukan adalah memilih ukuran menstrual cup yang pas. Menstrual cup ukuran kecil biasanya digunakan untuk wanita berusia kurang dari 30 tahun atau belum pernah melahirkan normal. Sedangkan menstrual cup berukuran besar, biasanya untuk wanita berusia lebih dari 30 tahun, pernah melahirkan normal, atau biasa mengalami perdarahan menstruasi yang banyak.

4. Butuh perawatan ekstra.

Perawatan yang perlu kita lakukan untuk merawat menstrual cup kita adalah dengan merebusnya di dalam air mendidih setiap bulannya. sehingga bakteri dan kuman yang menempel disana hilang. Tanpa perawatan ekstra, penggunaan alat ini justru akan meningkatkan risiko terjadinya beberapa gangguan kesehatan, seperti iritasi dan infeksi pada vagina.

Cara memakai :

Cara memakainya susah-susah gampang ya, terutama bagi kamu yang baru pertama pakai. Kalau dikutip dari Alodokter, begini cara memasang menstrual cup:

cara pemakaian Menstrual cup via Iwww.glitzmedia.co
cara pemakaian Menstrual cup via www.glitzmedia.co
  1. Lumasi bibir corong menstrual cup dengan air atau pelumas berbahan air, supaya lebih gampang dimasukkan aja.
  2. Jepit atau lipat corong menstrual cup supaya mengecil.
  3. Masukkan menstrual cup ke vagina dalam keadaan terlipat. Otomatis corongnya bakal terbuka dan terpasang di posisinya.
  4. Putar bagian bawah corong untuk memasang segel kedap udara supaya darah haid nggak bocor.

Naahhh … sekarang cara mengeluarkannya :

cara mengeluarkan menstrual cup
cara mengeluarkan menstrual cup via www.doktersehat.com
  1. Masukkan telunjuk dan jempol ke dalam vagina, lalu tarik tangkai menstrual cup sampai bisa memegang bagian dasar corong.
  2. Jepit bagian dasar corong untuk melepas segel kedap udara, lalu tarik corong ke luar.
  3. Setelah dikeluarkan dari vagina, buang darah haid yang telah ditampung di menstrual cup.
    Cuci bersih menstrual cup sebelum memakainya lagi. Lakukan sterilisasi (merebus ke dalam air mendidih) setiap bulan.

Bila pemakaiannya pas dan benar, maka kamu tidak akan merasa ada yang mengganjal. Bahkan kamu bisa beraktifitas seperti biasa tanpa takut bocor ataupun lepas.

Harga menstrual cup???

Untuk harga tergantung merk ya, yang recommended ada di kisaran harga 300rb-700rb. Di market place banyak banget yang murah, dikisaran harga 20rb an, tapi percaya deh, nggak enak banget ini, mah. Bahannya kaku dan bikin kram di perut.

Menstrual cup ini merupakan alternatif pengganti pembalut sekali pakai yang dinilai aman secara medis, dan tentunya sangat ramah lingkungan. Semoga ulasan kali ini bisa membantu para ciwi yang sedang bimbang mempertimbangkan penggunaan menstrual cup.

Sehat selalu yaaaa ….

Referensi : alodokter.com

Bagikan:

Tinggalkan komentar